Alat Musik Tradisional Jawa Timur

22.41 edit

Alat Musik Tradisional Jawa Timur

    Musik merupakan bagian yang sangat erat kaitannya dengan kebudayaan, didalam kebudayaan tersebut adalah telah menjadi bagian dari adat istiadat satu kelompok masyarakat. Dalam setiap prosesi ritual adat istiadat satu kelompok masyarakat biasanya juga menyertainya adalah digunakannya alat musik tradisional. Demikian halnya dengan masyarakat jawa timur yang juga memiliki alat musik tradisional jawa timur, sebatas penulis yang ketahui pada tulisan ini akan memaparkan lima alat musik tradisional jawa timur.

    Gamelan

    Gamelan adalah perangkat alat musik Jawa (Sunda, Bali, dan sebagainya) yang terdiri atas gong,rebab, bonang, saron, gendang,  dan sebagainya; definisi ini menurut kamus besar bahasa indonesia. Definisi dari sumber wikipedia gamelan merupakan ensambel musik yang biasanya menonjolkan metalofon, gambang, gendang, dan gong. Alat musik tradisional jawa timur yang pertama kami paparkan adalah gamelan. Alunan alat musik tradisional jawa timur berupa gamelan ini yang bukan hanya di daerah jawa timur saja bahkan lebih luas lagi di daerah Jawa disebut karawitan. Karawitan adalah istilah yang digunakan untuk menyebutkan alunan musik gamelan yang halus. Istilah karawitan yang digunakan untuk merujuk pada kesenian gamelan banyak dipakai oleh kalangan masyarakat Jawa. pengistilahan tersebut telah mengalami perkembangan penggunaan maupun pemaknaannya. Tidak sedikit orang memberi makna karawitan berdasarkan dari kata dasar rawit yang artinya kecil, halus atau rumit. Dalam pengertian yang sederhana istilah karawitan digunakan untuk penyebutan suatu jenis seni suara atau musik yang mengandung salah satu atau kedua unsur berikut :

    Menggunakan alat musik gamelan secara sebagian atau seluruhnya baik berlaras slendro atau pelog – sebagian atau semuanya. Menggunakan laras (tangga nada slendro) dan atau pelog baik instrumental gamelan atau non-gamelan maupun vocal atau campuran dari keduanya.

    Alat musik tradisional jawa timur berupa gamelan ini tidak hanya dimainkan untuk mengiringi seni suara, seni tari, dan atraksi wayang. Saat diadakan acara resmi prosesi ritual adat istiadat jawa masih jamak juga digunakan alunan musik gamelan sebagai pengiring. Terutama, jika ada anggota masyarakat golongan ningrat yang melangsungkan pernikahan. Masyarakat Jawa timurpun khususnya dan masyarakat jawa pada umumnya menggunakan alunan musik gamelan ketika mengadakan resepsi pernikahan. Berikut ini gambar alat musik tradisional jawa timur berupa gamelan.
 
Terompet Reog

Kata terompet bentuk baku penulisan menurut kamus besar bahasa indonesia adalah trompet merupakan alat musik tradisional Jawa Timur yang berasal dari ponorogo . Alat musik ini biasanya digunakan sebagai pengiring saat pertunjukan Reog Ponorogo. Alat musik ini termasuk dalam jenis alat musik tiup. Terompet reog adalah alat musik tradisional jawa timur yang dimainkan dengan cara ditiup, dibikin dari kayu  sebagai penghiasnya kebanyakan terompet reog diukir dan diberi hiasan naga pada ujungnya. Terompet reog ini seringkali digunakan untuk mengiringi pertunjukan Reog ponorogo, alat musik tradisional jawa timur yang berupa terompet ini ketika dimainkan menghasilkan suara yang mendayu dayu, bahkan menirukan sebuah lagu jawa bahkan sekarang ini, pun lagu pop indonesia.Terompet Reog  biasanya digunakan sebagai pengiring saat pertunjukan Reog Ponorogo. Selain sebagai bentuk harmonisasi musikalnya terompet reog dalam pertunjukkan reog juga diyakini berfungsi sebagai pemanggil arwah REOG. Dan perhatikanlah gambar gambar Terompet Reog ini.
  Bonang

    Alat musik tradisional jawa timur berikutnya adalah bonang yaitu  alat musik pukul dalam orkes gamelan, terbuat dari perunggu, bentuknya menyerupai periuk atau belanga, atau gong kecil yang disusun di atas tali yang terentang di antara kerangka sandaran kayu. Bonang atau disebut juga “ceret” atau “pot” merupakan salah satu alat musik tradisonal jawa timur  bagian dari gamelan. Alat musik pukul ini juga merupakan salah satu instrumen melodi yang sudah terkemuka di wilayah Jawa. Biasanya terbuat dari bahan kuningan, namun ada juga yang terbuat dari perunggu dan pada bagian tengah atasnya berbentuk benjolan menyerupai degung atau gong,akan tetapi jauh lebih kecil ukurannya.

    Bonang dibagi menjadi beberpa jenis di antaranya Barung, Panerus dan Panembung. Bonang Panerus adalah yang terkecil tetapi memiliki nada yang beroktaf tinggi. Panerus tidak berfungsi sebagai penuntun lagu (tuntunan) walaupun dapat mengantisipasi nada-nada balungan karena keterbatasan kecepatan ritme dan ketinggian wilayah nadanya. Dengan menggunakan cara atau gaya tabuhan imbal-imbalan dan berpadu-padan dengan Barung dan juga Panerus ini dapat memainkan beberapa pola-pola lagu yang saling menjalin dengan harmonis. Selain itu Bonang Panerus menggunakan ketel kecil yang umumnya sampai mencapai dua oktaf, meskipun dalam laras (tinggi- rendah nada) atau berslendro instrumennya ala surakarta, terkadang lebih tinggi yang berada di kisaran yang sama dengan saron dan juga peking gabungan. Bonang Penerus memainkan irama tercepat namun masih saling berkesesuaian dengan kecepatan dari Bonang Barung.

    Bonang Barung adalah instrumen yang memiliki laras (tinggi-rendah nada) satu oktaf di bawah Bonang Panerus, akan tetapi pada umumnya laras  Bonang Barung dapat mencapai dua oktaf yang memiliki peran kurang lebihsama dengan demung dan jenis saron gabungan. Bonang Barung juga memiliki fungsi  sebagai pengarah dan penuntun yang memberikan isyarat bagi pemain alat musik lainnya dalam gamelan oleh karena itu, Bonang Barung merupakan instrumen yang cukup penting dalam ensambel gamelan. Pada jenis atau balutan instrumen gendhing, Bonang Barung memainkan pembuka gendhing dan menuntun alur lagu gendhing.

    Bonang Panembung adalah instrumen Bonang yang memiliki nada terendah, umumnya nada rendah ini sering kita jumpai pada gamelan ala Yogyakarta, dan Panembung ini hampir sama dengan instrumen slenthem dan jenis demung gabungan. Alat musik ini memiliki satu baris dari enam slendro atau tujuh ceret yang terdengar hampir yang sama dengan slenthem dalam gamelan gaya Solo. Berikut ini gambar- gambar alat musik tradisional jawa timur berupa bonang.


    Angklung Reog

    Angklung reog adalah alat musik reog yang terbuat dari bambu. Ada beragam ukuran angklung, Angklung dalam pertunjukan reog biasanya menggunakan dua buah ukuran yakni angklung ukuran besar dan angklung berukuran sedang. Salah satu ciri khas pembeda alat musik tradisional jawa timur yang berupa angklung ini dengan angklung pada umumnya adalah dengan dihiasinya angklung dengan benang berbentuk bunga warna merah dan kuning , hal ini selain menjadi pembeda juga membuat angklung lebih indah.

    Ada beberapa metode memainkan angklung reog. Metode yang pertama ini merupakan metode memainkan alat musik tradisional jawa timur berupa angklung yang utama ialah dengan cara seperti memegang pistol, memegang ujung bambu pada angklung. Metode yang kedua adalah dengan cara memegang leher dan pinggul angklung (seperti memegang kuda kepang), sebagaimana umumnya angklung dimainkan namun pada metode yang kedua ini lebih dihentakkan angklungnya. Metode yang kedua ini, dengan menambahkan gerakan tangan dari kanan ke kiri sehingga menimbulkan suara yang lebih panjang, biasanya untuk penutupan pertunjukan reog atau potrojayan. Berikut ini gambar- gambar alat musik tradisional jawa timur berupa angklung.


    Saronen

    Alat musik tradisional jawa timur berupa orkes gamelan khas Madura terdiri atas gong, kempul, bonang, kenong, gendang, dan simbal kecil, biasanya dipakai untuk mengiringi karapan sapi Rakyat yang tumbuh berkembang di masyarakat Madura terkenal dengan sebutan saronen. Yang mengilhami pencipta saronen adalah harmonisasi yang dinamis, rancak, dan bertema keriangan menghasilkan sebuah perpaduan kreasi suara yang identik dengan identitas dan karakteristik masyarakat Madura yang tegas, polos, dan sangat terbuka.

    Saronen ini berbentuk kerucut dan dibuat dari kayu jati yang sangat kuat, pada alat musik tradisional jawa timur yang berupa saronen ini terdapat enam lubang berderet di depan dan satu di belakangnya. Yang menarik dan menjadi jiwa dari musik ini adalah sebuah gelang kecil dari kuningan mengaitkan bagian bawah dengan bagian atas ujungnya terbuat dari daun siwalan. Pada bagian pangkalnya ada variasi berbentuk sebuah sayap berbahan dari tempurung kelapa yang menyerupai kumis, sehingga menambah kesan jantan dan gagah bagi peniupnya, alat musik Saronen inilah yang jadi pemandu pada pertunjukan kuda serek, sapi sonok, karapan sapi , bahkan pada resepsi pernikahan juga digunakan, namun seiring dengan perkembangan zaman alat musik tradisional jawa timur yang berupa Saronen sudah jarang kita temui dalam acara seperti resepsi pernikahan. Inilah gambar-gambar alat musik tradisional jawa timur berupa saronen.
 

Produk Lainnya

Tarif Pajak

TarifPajak.com -

Situs Jual Beli Online Terbesar di Bojonegoro, Jual mobil, motor bekas perumahan tanah sampai batik bojonegoro.